Berita Industri

Jiangsu Sudong Chemical Machinery Co., Ltd. Rumah / Berita / Berita Industri / Apa Masalah Umum pada Pelat Tekan Filter dan Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Apa Masalah Umum pada Pelat Tekan Filter dan Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Jiangsu Sudong Chemical Machinery Co., Ltd. 2025.12.29
Jiangsu Sudong Chemical Machinery Co., Ltd. Berita Industri

Filter pelat tekan adalah komponen penting yang digunakan dalam berbagai aplikasi industri seperti pengolahan air limbah, pemrosesan kimia, dan industri makanan. Mereka bertanggung jawab untuk memisahkan partikel padat dari cairan dengan menciptakan proses filtrasi yang digerakkan oleh tekanan.


1. Kebocoran Pelat

Masalah: Kebocoran adalah salah satu masalah paling umum pada pelat filter press. Hal ini terjadi ketika mekanisme penyegelan di antara pelat gagal, sehingga bubur dapat keluar. Hal ini menyebabkan kontaminasi silang, kehilangan produk, dan penyaringan yang tidak efisien.

Penyebab: Penyebab utama kebocoran adalah gasket atau seal yang aus, penempatan pelat yang tidak tepat, atau pengencangan tumpukan pelat yang tidak tepat.

Perbaiki:

  • Periksa Gasket: Periksa gasket di sekitar setiap pelat apakah ada tanda-tanda kerusakan, retak, atau keausan. Jika ada gasket yang rusak, segera ganti.
  • Penjajaran yang Benar: Pastikan pelat penekan filter disejajarkan dengan benar selama pemasangan dan pemeliharaan. Ketidaksejajaran dapat menyebabkan penyegelan yang tidak merata.
  • Pengencangan: Pastikan pelat dikencangkan dengan benar sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pengetatan yang berlebihan atau pengetatan yang kurang dapat mempengaruhi tekanan penyegelan.


2. Piring Tersumbat

Masalah: Penyumbatan terjadi ketika pelat penekan filter tersumbat oleh zat padat, sehingga mengurangi efisiensi filtrasi dan menyebabkan tertundanya proses dewatering.

Penyebab: Penyumbatan sering kali diakibatkan oleh adanya partikel halus di dalam slurry yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Distribusi umpan slurry yang buruk atau kandungan padatan yang berlebihan dalam material juga dapat menyebabkan penyumbatan.

Perbaiki:

  • Pembersihan Reguler: Bersihkan pelat penyaring secara berkala menggunakan pancaran air bertekanan tinggi atau bahan kimia pembersih yang sesuai. Ini membantu menghilangkan akumulasi padatan dan memastikan proses filtrasi lancar.
  • Pencucian balik: Dalam aplikasi tertentu, pencucian balik atau pembersihan aliran balik disarankan untuk membantu mengeluarkan partikel yang terperangkap.
  • Distribusi Pakan yang Benar: Pastikan bubur didistribusikan secara merata ke seluruh pelat untuk menghindari pembentukan kue yang tidak merata dan penyumbatan.


3. Formasi Kue Tidak Merata

Masalah: Ketika kue filter tidak terbentuk secara seragam, hal ini menyebabkan filtrasi tidak efisien, keluaran yang lebih rendah, dan pemisahan padatan dari cairan menjadi kurang optimal.

Penyebab: Pembentukan kue yang tidak rata dapat disebabkan oleh pemberian slurry yang tidak teratur, tekanan yang tidak konsisten, atau pelat filter yang aus sehingga tidak dapat mempertahankan kontak yang rata.

Perbaiki:

  • Tekanan yang Dioptimalkan: Pastikan tekanan filtrasi berada dalam kisaran yang disarankan. Tekanan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan pembentukan kue tidak merata.
  • Kontrol Aliran Bubur: Kontrol laju pengumpanan bubur dan pastikan seragam di seluruh permukaan pelat untuk memastikan distribusi merata.
  • Periksa Pelat yang Aus: Periksa pelat filter secara teratur dari kerusakan atau keausan. Ganti semua pelat yang tidak lagi berfungsi dengan benar.

Masalah

Sebab

Perbaiki

Kebocoran Pelat

Gasket aus, tidak sejajar

Ganti gasket, sejajarkan pelat, kencangkan dengan benar

Penyumbatan Piring

Padatan halus, distribusi buruk

Piring bersih, backwash, pengumpanan slurry yang tepat

Formasi Kue Tidak Merata

Pengumpanan bubur tidak teratur, ketidakkonsistenan tekanan

Optimalkan tekanan, periksa pelat yang aus


4. Kerusakan Tepian Pelat

Masalah: Pelat penekan filter dapat mengalami kerusakan, seperti retak atau terkelupas di sepanjang tepinya, yang dapat mengakibatkan filtrasi tidak efisien atau bocor.

Penyebab: Kerusakan fisik selama penanganan, partikel abrasif dalam slurry, atau tekanan berlebihan dapat menyebabkan tepi pelat retak atau rusak.

Perbaiki:

  • Periksa Pelat Secara Teratur: Lakukan inspeksi visual untuk memeriksa adanya retakan atau keripik di sekitar tepi pelat.
  • Tangani dengan Hati-hati: Latih personel untuk menangani pelat dengan hati-hati selama pemasangan atau pemeliharaan untuk mencegah kerusakan yang tidak disengaja.
  • Ganti Pelat yang Rusak: Pelat apa pun yang retak atau terkelupas harus segera diganti untuk menghindari kerusakan lebih lanjut atau masalah kinerja.


5. Pelat Melengkung atau Membungkuk

Masalah: Pelat yang melengkung atau bengkok dapat mempengaruhi penyegelan dan penyelarasan filter press, mengurangi efisiensinya dan menyebabkan distribusi tekanan tidak merata.

Penyebab: Hal ini sering kali diakibatkan oleh tekanan berlebihan, suhu tinggi, atau kesalahan produksi. Pelat juga dapat melengkung seiring waktu karena paparan kondisi yang keras dalam waktu lama.

Perbaiki:

  • Pantau Tekanan: Pastikan tekanan yang digunakan dalam proses filtrasi berada dalam batas yang direkomendasikan pabrikan. Tekanan yang berlebihan dapat membuat pelat melengkung.
  • Kontrol Suhu: Pertahankan suhu pengoperasian yang konsisten. Fluktuasi suhu yang ekstrim dapat menyebabkan bahan memuai atau menyusut secara tidak merata, sehingga menyebabkan lengkungan.
  • Ganti Pelat yang Melengkung: Jika pelat melengkung dan tidak dapat diperbaiki lagi, pelat tersebut perlu diganti untuk memastikan mesin filter beroperasi secara efisien.


6. Penjajaran Pelat yang Tidak Tepat

Masalah: Ketidaksejajaran antar pelat dapat menyebabkan penyegelan tidak sempurna, mengakibatkan kebocoran dan mengurangi efisiensi filtrasi.

Penyebab: Ketidaksejajaran pelat biasanya terjadi selama pemasangan atau setelah penggunaan jangka panjang akibat keausan pada rangka atau pelat itu sendiri.

Perbaiki:

  • Periksa Penjajaran Pelat Secara Teratur: Sebelum mengoperasikan mesin penyaring, periksa apakah semua pelat telah sejajar dengan benar. Pelat yang tidak sejajar akan mencegah filter press berfungsi dengan baik.
  • Pemasangan yang Benar: Selama pemasangan atau pemeliharaan, pastikan pelat sejajar dengan benar dan bebas dari serpihan atau benda asing yang dapat menyebabkan ketidaksejajaran.
  • Perawatan Rangka: Periksa rangka mesin filter apakah ada keausan atau kerusakan yang mungkin menyebabkan ketidaksejajaran dan perbaiki jika perlu.


7. Korosi Pelat Filter Press

Masalah: Seiring berjalannya waktu, pelat penyaring yang terkena bahan kimia keras atau kondisi ekstrem dapat menimbulkan korosi, yang menyebabkan berkurangnya kinerja filtrasi dan kemungkinan kontaminasi pada filtrat.

Penyebab: Korosi disebabkan oleh paparan bahan asam atau basa, atau bahan pembersih yang terlalu keras untuk bahan pembuat pelat.

Perbaiki:

  • Bahan Tahan Korosi: Jika proses Anda melibatkan bahan korosif, pertimbangkan untuk menggunakan pelat filter yang terbuat dari bahan tahan korosi seperti polipropilen atau baja tahan karat.
  • Pembersihan yang Benar: Gunakan bahan kimia pembersih yang sesuai dan ringan dan hindari penggunaan bahan korosif yang dapat merusak permukaan pelat.
  • Inspeksi Reguler: Periksa pelat secara berkala untuk mencari tanda-tanda korosi, dan ganti pelat yang terkena dampak sebelum mengganggu proses filtrasi.


8. Lengket atau Kesulitan dalam Pemisahan Pelat

Masalah: Setelah siklus filtrasi, pelat penyaring terkadang saling menempel, sehingga sulit dipisahkan untuk dibersihkan atau diganti.

Penyebab: Hal ini sering kali disebabkan oleh penumpukan kue saringan di antara pelat, terutama ketika bahan bubur mengeras atau memadat di antara pelat.

Perbaiki:

  • Mekanisme Pengocokan: Gunakan mekanisme pengocokan pelat untuk membantu melepaskan pelat setelah setiap siklus. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko keduanya saling menempel.
  • Pembersihan Berkala: Bersihkan piring di antara siklus untuk mencegah penumpukan kue.
  • Pelumasan: Oleskan pelumas yang sesuai pada tepi pelat untuk memudahkan pemisahan.


9. Kualitas Filtrat Tidak Konsisten

Masalah: Jika filtratnya keruh, mengandung padatan tersuspensi, atau tidak memenuhi standar kualitas, hal ini menunjukkan adanya masalah pada pelat penekan filter atau proses filtrasi.

Penyebab: Masalah ini mungkin timbul dari pelat yang rusak atau aus yang memungkinkan material tanpa filter melewatinya, pengaturan tekanan yang tidak tepat, atau kalibrasi umpan yang salah.

Perbaiki:

  • Periksa Kerusakan: Periksa pelat filter dari keausan, retak, atau perubahan bentuk. Pelat apa pun yang rusak harus diganti.
  • Optimalkan Tekanan: Pastikan pengaturan tekanan benar dan konsisten selama proses filtrasi. Tekanan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempengaruhi kualitas filtrat.
  • Kalibrasi Umpan: Pastikan umpan bubur dikalibrasi dengan benar, dan sesuaikan laju aliran jika perlu.


10. Mengurangi Efisiensi Filtrasi

Masalah: Seiring berjalannya waktu, efisiensi filtrasi alat penyaring dapat menurun, sehingga waktu siklus menjadi lebih lama, keluaran lebih rendah, dan kinerja pemisahan berkurang.

Penyebab: Berkurangnya efisiensi dapat disebabkan oleh pelat yang tersumbat, gasket yang rusak, atau kondisi pengoperasian yang tidak tepat.

Perbaiki:

  • Perawatan Reguler: Bersihkan pelat dan gasket secara teratur, dan periksa apakah ada keausan atau kerusakan.
  • Optimalkan Parameter Filtrasi: Sesuaikan laju umpan, tekanan, dan waktu siklus filtrasi untuk memastikan kinerja optimal.
  • Ganti Komponen yang Aus: Jika pelat atau gasket rusak atau aus, segera ganti untuk mengembalikan efisiensi filtrasi.